Para ahli kesehatan telah mendesak semua orang rutin mencuci tangan pakai sabun dan air untuk mencegah virus corona Covid-19. Cara ini diyakini bisa membantu melawan penyebaran virus corona Covid-19.

Para ahli menyarankan sebaiknya semua orang mencuci tangan setelah memakai toilet, mengganti popok, sebelum dan sesudah makan, setelah bersin atau batuk, sebelum dan sesudah mengobati luka dan setelah menyentuh binatang.

Selain itu, ahli kesehatan juga menyarankan semua orang mencuci tangannya sekitar 20 detik setiap kali. Sebab, lamanya durasi ini bisa benar-benar membunuh mikroorganisme di tangan.

Tetapi, apakah cuci tangan dengan shower gel atau sabun mandi sama efektif dengan sabun khusus cuci tangan?

Louis R Guenin dari Holford Partners Curaden mengatakan tidak ada perbedaan signifikan efek cuci tangan menggunakan sabun khusus tangan dan sabun mandi.

“Tidak masalah bila Anda mencuci tangan pakai sabun mandi. Pastikan saja Anda mencuci tangan selama 20 detik dan menyeluruh sesuai panduan,” kata Guenin dikutip dari metro.co.uk.

Situs web Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun menganjurkan semua orang membersihkan tangan pakai secara rutin dan menyeluruh pakai sabun dan air atau alkohol.

Sementara itu, Dr Robynne Chutkan juga menjelaskan Anda tidak perlu mencuci tangan pakai sabun anti bakteri. Karena, sabun biasa dengan panduan cuci tangan yang sesuai sudah cukup membunuh virus.

“Anda tidak perlu sabun dan pembersih anti-bakteri tambahan untuk melawan bakteri dan virus. Hal terpenting adalah cuci tangan pakai sabun dan air hangat secara teratur sekitar 20 detik,” kata Robynne.

Selain cuci tangan dengan sabun atau air, Anda juga dapat menggunakan cleanzer. Sebagai produk sanitasi dalam bentuk tisu basah, cleanzer dilengkapi formula alkohol ethyl murni dengan kadar 70%, telah sesuai dengan standar WHO, aman untuk kulit dan barang kesayangan Anda dan memberikan efek dingin yang bertahan hingga 1 jam.Cleanzer sangat cocok untuk membunuh bakteri dan virus COVID-19, berbeda dengan tisu bayi yang biasanya minim atau tanpa kadar alkohol dan tidak menyebabkan iritasi pada kulit seperti pemakaian jangka panjang hand sanitizer.

%d bloggers like this: